Game Pass Ultimate Bakal Jadi 'Super Bundle'? Microsoft Dilaporkan Lirik WoW dan Fallout 1st!
Gaming

Game Pass Ultimate Bakal Jadi 'Super Bundle'? Microsoft Dilaporkan Lirik WoW dan Fallout 1st!

24 Februari 2026 | 6 Menit Baca | Dimas Aditya

Rumor panas beredar: Microsoft sedang menjajaki kemungkinan memasukkan langganan World of Warcraft, Fallout 1st, dan Minecraft Realms ke dalam tier Ultimate. Apakah ini cara mereka menjustifikasi kenaikan harga?

Oke guys, balik lagi sama gue Dimas.

Jujur aja nih, kita semua ngerasain hal yang sama beberapa bulan terakhir ini. Langganan layanan digital makin lama makin bikin dompet tipis. Istilah kerennya subscription fatigue. Microsoft, sebagai salah satu pemain utama lewat Xbox Game Pass, jelas sadar soal ini.

Setelah drama kenaikan harga dan perubahan tier yang bikin banyak gamer “kaum mendang-mending” (termasuk gue) mikir dua kali buat perpanjang langganan, sekarang muncul kabar burung yang cukup gila. Gimana kalau gue bilang, Microsoft lagi “ngintip” peluang buat masukin langganan premium lain kayak World of Warcraft (WoW), Fallout 1st, sampai Minecraft Realms langsung ke dalam paket Xbox Game Pass Ultimate?

Ya, kalian nggak salah baca. Ini bukan cuma nambah game biasa ke katalog, tapi nambahin subscription di dalam subscription. Konsepnya mirip kayak “Inception”, tapi isinya MMORPG legendaris.

Strategi “Palugada” Microsoft

Berdasarkan laporan terbaru yang beredar dari hasil survei resmi yang dikirimkan Microsoft ke sejumlah pengguna, perusahaan tersebut disinyalir sedang melakukan penjajakan terkait integrasi layanan pihak ketiga (atau sekarang udah jadi first-party sih semenjak akuisisi Activision Blizzard dan Bethesda) ke dalam ekosistem Game Pass Ultimate.

Penting Diingat

Ini masih berstatus RUMOR berdasarkan survei eksplorasi internal. Belum ada pengumuman resmi dari Microsoft mengenai tanggal rilis atau kepastian fitur ini. Jangan langsung cancel sub WoW kalian sekarang ya!

Logikanya masuk akal banget. Setelah mereka beli Activision Blizzard dengan harga fantastis, banyak yang nunggu: “Kapan nih WoW masuk Game Pass?”. Masalahnya, WoW itu beda sama Call of Duty. WoW hidup dari monthly subscription yang harganya lumayan pedes. Kalau cuma dikasih “akses client” doang tanpa gametime, ya percuma.

Nah, rumor ini mengindikasikan kalau Microsoft pengen ngasih full benefit. Jadi kalau kalian langganan Game Pass, kalian otomatis dapet akses server premium Minecraft, membership Fallout 1st (yang ngasih scrapbox unlimited itu lho), plus ESO Plus buat anak Elder Scrolls Online.

Hitung-hitungan Value: Untung atau Buntung Buat Gamer +62?

Coba kita bedah pakai kalkulator ala emak-emak belanja bulanan, tapi kali ini kita pakai kacamata regional pricing Indonesia. Kalau rumor ini beneran kejadian, valuasi yang ditawarkan Xbox Game Pass (apalagi kalau masuk ke ekosistem PC Game Pass ID) bakal jadi nggak ngotak jatuhnya.

Bayangin aja, kalau lo harus langganan layanan-layanan ini secara terpisah pakai kurs rupiah sekarang, dompet lo bisa langsung teriak.

Estimasi Nilai Bulanan (Regional IDR)

WoW Subscription ~Rp 235k
⚔️
Berdasarkan kurs $15
Fallout 1st ~Rp 165k
☢️
Estimasi Steam Region ID
ESO Plus ~Rp 195k
🐉
Harga Store ID (PSN/Steam)
Total Valuasi ~Rp 595k
High
Satu bulan langganan!

Gila kan? Total valuasi langganannya aja nyaris nyentuh 600 ribu Rupiah per bulan. Terus, coba lo bandingin sama harga PC Game Pass Indonesia yang saat ini masih adem ayem di Rp 54.999 / bulan.

Kalaupun Microsoft akhirnya masukin tier Ultimate resmi ke Indonesia atau nekat naikin harga berlangganan jadi, katakanlah, Rp 100 ribuan sampai Rp 150 ribuan demi masukin semua fitur “Sultan” ini, itu masih bakal jadi deal of the decade. Mereka pada dasarnya rela “bakar uang” di depan buat ngunci kita semua di dalam ekosistem Xbox.

Buat pemain WoW veteran, ini ibarat mimpi basah. Kalian bisa main WoW, trus bosen, pindah main CoD, bosen lagi, main Forza, semuanya dalam satu tagihan yang jauh lebih murah. Praktis? Banget. Tapi pertanyaannya, infrastrukturnya siap nggak?

Tantangan Integrasi Teknis

Gue sebagai PC enthusiast ngeliat ada tembok tebal di sini. Integrasi akun.

Kita tahu kalau Battle.net (launcher-nya Blizzard) itu lumayan eksklusif dan kaku. Menggabungkan database entitlement antara Microsoft Store/Xbox App dengan Battle.net bukan perkara gampang. Belum lagi soal Minecraft Realms yang punya ekosistem sendiri di Bedrock/Java edition.

Terus, ada isu soal Fallout 1st. Buat yang belum tau, ini langganan premium buat Fallout 76. Game ini sempat disaster pas rilis, tapi sekarang komunitasnya solid banget. Memberikan Fallout 1st secara cuma-cuma lewat Game Pass bisa jadi cara Microsoft buat “menghidupkan” kembali populasi game live-service mereka yang lain.

Kenapa Microsoft Melakukan Ini?

Jawabannya simpel: Retensi.

Masalah utama layanan langganan kayak Netflix atau Game Pass adalah orang sering “cabut-pasang”. Ada game baru rilis (misal Starfield), orang langganan sebulan, tamat, terus unsubscribe. Microsoft nggak mau itu.

MMORPG kayak World of Warcraft atau game survival kayak Minecraft dan Fallout 76 itu sifatnya “lengket”. Orang main game ini bertahun-tahun, bukan cuma sebulan. Kalau langganan WoW kalian terikat sama Game Pass, kalian bakal mikir 1000 kali buat stop langganan Game Pass, karena itu berarti kalian kehilangan akses ke karakter WoW level max kalian.

Ini strategi “Lock-in” yang jenius, tapi juga agak nyeremin sih kalau dipikir-pikir. Kita jadi makin ketergantungan sama satu tagihan raksasa.

Apa Artinya Buat Gamer Indonesia? (Opini Gue)

Nah, ini bagian menariknya kalau kita ngomongin konteks lokal:

  1. Surga Regional Pricing: Seperti hitung-hitungan kita di atas, ini bakal jadi momen panen buat gamer lokal. Selama harganya masih masuk akal buat standar dompet Indonesia, gue yakin yang tadinya bajakan atau main di private server bakal tergoda pindah ke server official.
  2. Koneksi Server: Masalah klasik MMORPG di Indonesia adalah ping. Kalau Microsoft bisa sekalian benerin routing Azure mereka buat cloud infrastructure atau bahkan kasih server regional seiring dengan integrasi ini, pengalaman main WoW atau ESO bakal jauh lebih enak.
  3. Barikade Harga Runtuh: Komunitas Minecraft dan WoW di Indonesia itu gede banget, tapi kadang terhalang paywall bulanan. Satu payung langganan bisa bikin barrier to entry buat pemain baru jadi ilang. Temen kalian yang tadinya males bayar sub WoW secara standalone, jadi bisa diajak nge-raid bareng cuma bermodal Game Pass.

Kesimpulan: Terlalu Bagus untuk Jadi Nyata?

Sebagai reviewer yang udah sering liat janji manis industri teknologi, gue tetep pasang mode skeptis. Biasanya, kalau ada penambahan value segede ini, pasti ada catch-nya. Entah itu kenaikan harga langganan PC Game Pass (lagi), atau mungkin mereka akhirnya ngerilis tier “Ultimate” resmi buat PC di Indonesia dengan harga premium.

Tapi, fakta bahwa Microsoft mempertimbangkan hal ini melalui survei mereka aja udah nunjukin kalau mereka lagi agresif banget cari cara. Mereka sadar kalau cuma ngandelin katalog game single-player aja nggak cukup buat nahan user dalam jangka panjang. Mereka butuh game yang “hidup”.

Buat sekarang, kita cuma bisa nunggu. Kalau beneran kejadian, dompet gue siap menjerit—tapi setidaknya jerit bahagia karena dapet banyak barang. Gimana menurut kalian? Rela nggak Game Pass naik harga misal jadi 100 ribuan tapi dapet WoW + Fallout 1st?

Stay tuned terus buat update selanjutnya, jangan lupa benchmark dulu baru ngomong! Dimas cabut.