Akhirnya Pecah Telor! Samsung Galaxy S26 Ultra Tumbangkan iPhone 17 Pro Max di Geekbench
Mobile

Akhirnya Pecah Telor! Samsung Galaxy S26 Ultra Tumbangkan iPhone 17 Pro Max di Geekbench

21 Februari 2026 | 5 Menit Baca | Dimas Aditya

Bukan cuma menang tipis, Galaxy S26 Ultra dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 sukses 'ngasapin' iPhone 17 Pro Max di tes Single-Core dan Multi-Core. Era dominasi Apple berakhir?

Jujur aja, saya sempet skeptis pas denger rumor awal soal Galaxy S26 series. “Paling cuma upgrade kosmetik,” pikir saya. Tapi hari ini, data baru yang bocor bener-bener bikin para tech enthusiast harus narik kursi lebih deket.

Selama bertahun-tahun, narasi benchmark itu selalu sama: Android menang di fitur, tapi kalau urusan raw performance—terutama Single-Core—Apple Silicon itu rajanya. iPhone selalu duduk manis di singgasana Geekbench sambil ngetawain Snapdragon atau Exynos yang ngos-ngosan ngejar skor mereka.

Tapi, angin segar akhirnya dateng. Bocoran terbaru dari Geekbench 6 nunjukin kalau Samsung Galaxy S26 Ultra baru aja “ngasapin” iPhone 17 Pro Max. Dan nggak tanggung-tanggung, kemenangannya ada di Single-Core DAN Multi-Core.

Ini bukan sekadar angka, ini pernyataan perang.

Raja Baru di Arena Geekbench?

Kalau kalian gamer atau setidaknya ngerti soal arsitektur CPU, kalian pasti paham betapa sulitnya ngejar performance per watt dan IPC (Instructions Per Clock) chip A-series-nya Apple. Biasanya, chip Snapdragon terbaru cuma bisa mepet di Multi-Core karena jumlah core yang lebih banyak, tapi keok di Single-Core.

Nah, bocoran skor Geekbench 6 terbaru buat Galaxy S26 Ultra ini bener-bener anomaly dalam artian positif. Samsung Galaxy S26 Ultra yang dipake buat tes ini berhasil mengalahkan iPhone 17 Pro Max. Buat Samsung, ini bragging rights yang mahal banget, apalagi momennya pas banget seminggu sebelum peluncuran resmi Galaxy S26 series.

Kemenangan Telak

Galaxy S26 Ultra mencatatkan skor yang melampaui iPhone 17 Pro Max di kategori Single-Core dan Multi-Core pada pengujian Geekbench 6 terbaru. Ini menandakan lompatan performa yang signifikan dari kubu Android.

Jika data ini valid di unit retail nanti, kita bakal ngeliat pergeseran power balance yang serius. Buat kalian yang suka nge-game berat kayak Genshin Impact rata kanan atau bahkan emulation yang butuh Single-Core kenceng, ini adalah kabar yang sangat dinantikan.

Dapur Pacu: Snapdragon 8 Elite Gen 5

Jawabannya adalah Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Menariknya, unit yang dites ini bukan pake chipset standar pabrik, tapi ada indikasi kuat kalau Samsung ngelakuin “bespoke optimizations”. Bahasa gampangnya, Samsung ngasih bumbu racikan khusus biar chipset ini bisa lari lebih kenceng di body S26 Ultra dibanding HP lain yang pake chipset sama.

Ini skor tertinggi yang pernah dicapai sama Snapdragon 8 Elite Gen 5 sejauh ini. Ada kemungkinan Samsung ngebuka limitasi termal atau ngasih tuning agresif di governor CPU-nya. Kita tentu berharap ini nggak bikin suhu perangkat melonjak drastis saat penggunaan berat.

Layar Anti-Ngintip: Flex Magic Pixel

Selain performa, fitur yang satu ini sangat relevan buat kehidupan sehari-hari, terutama bagi pengguna transportasi umum di kota besar yang sering berdesakan.

Samsung bakal ngenalin teknologi Flex Magic Pixel OLED di Galaxy S26 series. Fitur ini punya julukan keren: “Privacy Display”.

Teknologi ini menggunakan AI untuk ngeredupin viewing angle layar kalau dilihat dari samping, tetapi tetap terlihat sangat terang jika dilihat langsung dari depan. Jadi, kalau kalian lagi chat rahasia atau sedang mengakses aplikasi perbankan di tempat umum, orang di sebelah kalian nggak bakal bisa ngintip. Ini fitur yang mungkin underrated tapi bakal sangat berguna secara praktis.

Kamera: Masih Mengandalkan 200MP

Beralih ke sektor kamera, Samsung sepertinya masih pede dengan resolusi 200MP. Setup kameranya terlihat sangat menjanjikan di atas kertas. Mereka tidak hanya mengandalkan hardware, tetapi juga peningkatan pada software lewat algoritma noise reduction baru untuk hasil foto yang lebih bersih.

Berikut detail spesifikasi kamera yang bocor:

Spesifikasi Kamera Galaxy S26 Ultra

Main Camera
200MP ISOCELL HP2 (f/1.5 aperture)
Ultrawide
50MP ISOCELL JN3 / Sony IMX564
Telephoto 3x
12MP ISOCELL 3LD S5K3LD (1/3.94-inch)
Periscope 5x
50MP IMX854 (f/2.9 aperture)
Selfie
12MP IMX874

Poin yang menarik adalah bukaan lensa (aperture) di kamera utama yang dikabarkan menyentuh f/1.5. Ini sangat lebar, yang berarti performa low light akan meningkat signifikan dan efek bokeh alami akan terlihat lebih halus tanpa perlu bantuan software portrait mode.

Desain dan Absennya Satu Fitur Penting

Dari segi fisik, Galaxy S26 Ultra bakal punya pinggiran yang lebih membulat (rounded edges). Sudut tajam di seri sebelumnya memang estetik, namun terkadang kurang nyaman saat digenggam dalam waktu lama.

Estetika juga didukung oleh pilihan warna yang variatif: Cobalt Violet, Black Shadow, White Shadow, dan Galactic Blue. Ada juga opsi all-black yang mencakup hingga bagian frame.

Kabar Buruk: Tidak Ada Qi2

Sayangnya, rumor soal fitur magnetik Qi2 (mirip MagSafe) di S26 Ultra ternyata kemungkinan besar tidak terbukti. Samsung belum menyertakan magnet bawaan di bodi belakangnya.

Ini cukup mengecewakan mengingat ekosistem aksesoris magnetik sudah sangat berkembang. Tanpa dukungan Qi2 secara native, pengguna masih harus mengandalkan casing tambahan untuk menikmati kemudahan ekosistem magnetik.

Untuk baterai, kapasitas standar masih bertahan di 5.000mAh. Dengan efisiensi chipset yang menjanjikan, kapasitas ini seharusnya sudah lebih dari cukup untuk penggunaan harian.

Kesimpulan: Saatnya Pindah Kubu?

Galaxy S26 Ultra kali ini bukan sekadar pembaruan rutin. Fakta bahwa perangkat ini bisa melampaui skor iPhone 17 Pro Max di Geekbench adalah sinyal kuat bahwa Qualcomm dan Samsung serius mengejar ketertinggalan performa.

Kombinasi performa Snapdragon 8 Elite Gen 5, fitur privacy screen yang inovatif, dan setup kamera yang solid menjadikan HP ini kandidat kuat smartphone terbaik di awal tahun.

Meskipun absennya fitur Qi2 menjadi nilai minus, bagi pengguna yang mengutamakan raw power untuk gaming dan produktivitas tinggi, Galaxy S26 Ultra tetap menjadi opsi yang sangat menarik. Kita tunggu saja peluncuran resminya untuk membuktikan konsistensi performanya.