AMD Ryzen Zen 6 'Olympic Ridge': Akhirnya Tembus 24 Core, Intel Nova Lake Wajib Waspada?
CPUs

AMD Ryzen Zen 6 'Olympic Ridge': Akhirnya Tembus 24 Core, Intel Nova Lake Wajib Waspada?

20 Februari 2026 | 6 Menit Baca | Dimas Aditya

Setelah bertahun-tahun mentok di 16 core, AMD akhirnya 'ngamuk' di Zen 6. Siap-siap, konfigurasi CCD baru bikin Ryzen makin brutal untuk PC desktop.

Jujur aja, kita semua udah mulai agak bosan, kan? Sejak era Ryzen 3000 series (Zen 2) meluncur tahun 2019, konfigurasi top-tier untuk prosesor desktop mainstream AMD seolah “terkunci” di angka 16 core. Mau itu Ryzen 9 3950X, 5950X, sampai 9950X, batas atasnya ya segitu-gitu aja. Sementara di kubu sebelah, Intel sudah main angka gila-gilaan lewat kombinasi P-Core dan E-Core mereka.

Tapi, penantian panjang itu bakal segera berakhir. Bocoran terbaru yang cukup valid mengindikasikan kalau AMD akhirnya siap “pecah telur” lewat arsitektur Zen 6 yang diberi kode nama “Olympic Ridge”. Nggak tanggung-tanggung, mereka bakal menaikkan limit core desktop mereka hingga 24 Core.

Ini bukan sekadar nambah angka buat keren-kerenan di brosur. Ini adalah perubahan fundamental pada cara AMD merakit chiplet mereka. Yuk, kita bedah bareng-bareng apa yang bikin Zen 6 ini bakal jadi game changer buat pengguna AM5.

Revolusi CCD: Selamat Tinggal 8 Core, Halo 12 Core!

Kunci utama dari lonjakan jumlah core ini ada di desain Core Complex Die (CCD) yang baru. Kalau kalian perhatikan evolusi Ryzen:

  • Zen 2 sampai Zen 5: Satu CCD isinya maksimal 8 Core. Jadi kalau mau bikin CPU 16 core, AMD harus tempel dua CCD (8+8).
  • Zen 6 (Olympic Ridge): Satu CCD kini dipadati oleh 12 Core.

Lho, kok bisa? Padahal ukuran chip harusnya makin kecil atau tetap sama biar efisien? Di sinilah “sihir” fabrikasi bermain. AMD kabarnya bakal menggunakan proses manufaktur TSMC N2 (2nm). Dengan node yang lebih canggih ini, mereka bisa memampatkan lebih banyak transistor ke dalam area silikon yang hampir sama.

Evolusi Kepadatan CCD AMD

Zen 5 CCD
8 Core (TSMC N4)
Zen 6 CCD
12 Core (TSMC N2)
L3 Cache Zen 5
32MB per CCD
L3 Cache Zen 6
48MB per CCD

Ini bukan cuma soal jumlah core. Dengan 12 core dalam satu die yang sama, latensi antar-core (terutama untuk 12 thread pertama) bakal jauh lebih rendah dibanding harus nyebrang antar-CCD. Buat gaming dan aplikasi yang sensitif latensi, ini kabar surga.

Varian “Gado-Gado” yang Makin Luas

Nah, fleksibilitas CCD 12-core ini ngasih AMD ruang gerak yang gila banget buat ngatur SKU (Stock Keeping Unit). Kalau dulu opsinya agak kaku (6, 8, 12, 16), di era Olympic Ridge nanti kita bakal disuguhi menu prasmanan yang lebih variatif.

Berdasarkan bocoran dari insider HXL, berikut adalah konfigurasi yang sedang disiapkan AMD:

Single CCD (Entry to Mid-Range)

Ini adalah prosesor yang cuma pake satu keping silikon komputasi. Hemat daya, latensi rendah, suhu lebih adem.

  • 6 Core: Varian “rakyat” (penerus Ryzen 5).
  • 8 Core: Varian sweet spot gamer (penerus seri x700/x800).
  • 10 Core: Barang baru nih! Kemungkinan hasil binning dari chip 12 core yang cacat dikit.
  • 12 Core: Raja baru single-CCD. Bayangkan performa multi-thread Ryzen 9 5900X, tapi dalam satu chiplet utuh dengan arsitektur 2nm. Efisiensinya bakal ngeri.

Dual CCD (High-End Enthusiast)

Ini buat kalian yang kerjaannya rendering 3D, kompilasi kode raksasa, atau sekadar pengen pamer Task Manager.

  • 16 Core (8+8): Unik nih. Biasanya 16 core itu top tier, sekarang jadi entry-level di kelas high-end.
  • 20 Core (10+10): Opsi baru buat yang ngerasa 16 kurang, tapi 24 kebanyakan.
  • 24 Core (12+12): The new monster. Flagship baru yang bakal menggantikan posisi 16-core legendaris.

Fleksibilitas AM5

Kabar baiknya? Lineup Zen 6 “Olympic Ridge” ini diprediksi masih akan berjalan di platform Socket AM5. Jadi buat kalian yang baru rakit PC pake motherboard B650 atau X670/X870, investasi kalian aman. Tinggal update BIOS, colok prosesor 24 core, langsung ngebut!

Zen 6 vs Intel Nova Lake: Adu Mekanik Beda Aliran

Tentu saja, AMD nggak sendirian. Di paruh kedua 2026 nanti, Intel juga bakal merilis monster mereka: Nova Lake. Dan kalau kita lihat di atas kertas, pertarungannya bakal unik banget.

Intel Nova Lake dirumorkan bakal bawa konfigurasi core yang “absurd” sampai 52 Core (gabungan P-Core dan E-Core). Di sisi lain, AMD “cuma” bawa 24 Core.

“Yah, kalah dong AMD?” Eits, tunggu dulu.

Bedanya, 24 core milik AMD adalah Performance Core murni (Zen 6). Semuanya core kencang. Sementara 52 core milik Intel kemungkinan besar didominasi oleh Efficient Core (Arctic Wolf) yang kecil-kecil.

Proyeksi Pertarungan 2026

AMD Max Core 24
🔴
All High-Performance
Intel Max Core 52
🔵
Hybrid P+E Cores
Fabrikasi AMD N2
High
2nm TSMC
Est. TDP AMD 125W+
Lebih efisien?

Masalahnya, Intel Nova Lake diprediksi punya konsumsi daya yang “ngeri-ngeri sedap”. Ada rumor soal power limit yang bisa tembus angka fantastis di full load. Sementara AMD, dengan sejarah efisiensi Zen, kemungkinan besar akan menawarkan performa 24 core tersebut dengan power draw yang jauh lebih manusiawi, mungkin di kisaran TDP 125W-170W yang kita kenal sekarang.

Buat kita di Indonesia yang tarif listriknya lumayan “pedes”, efisiensi daya AMD Zen 6 di node 2nm ini jelas jadi nilai jual yang seksi. Ngapain punya 52 core kalau PC-nya berubah jadi kompor listrik?

L3 Cache yang Makin Lega

Satu detail teknis yang nggak boleh lewat adalah soal Cache. Perubahan desain CCD menjadi 12 core juga membawa uplift pada L3 Cache.

  • Zen 4/5 CCD: 32MB L3.
  • Zen 6 CCD: 48MB L3.

Artinya, untuk prosesor flagship 24 core (Dual CCD), kita bakal dapat total 96MB L3 Cache bawaan! Itu belum dihitung kalau nanti AMD merilis varian X3D (3D V-Cache) untuk Zen 6. Kalau X3D ditumpuk di atas struktur ini, kita bisa melihat kapasitas cache yang benar-benar gila, yang pastinya bakal bikin frame rate game makin stabil dan stutter hilang total.

Kapan Barang Ini Sampai di Tanah Air?

Mengacu pada timeline Wccftech dan rumor industri, “Olympic Ridge” dijadwalkan untuk paruh kedua tahun 2026 (2H 2026). Masih ada waktu sekitar satu tahun lebih.

Sabar Dulu, Nabung Dulu

Jangan buru-buru jual PC Zen 4 atau Zen 5 kalian sekarang. 2026 masih lama. Teknologi 2nm TSMC juga harganya nggak bakal murah di awal rilis. Ini masih fase “Early Hype”.

Kesimpulan: AMD Kembali Agresif

Langkah AMD menaikkan jumlah core ke 24 adalah respon yang logis dan sangat dibutuhkan. Pasar sudah jenuh dengan angka “16”, dan software modern (terutama untuk produktivitas dan AI lokal) makin haus core.

Yang menarik bagi pasar Indonesia adalah varian 10 Core dan 12 Core (Single CCD). Jika AMD bisa membanderol Ryzen 7/9 varian single CCD ini dengan harga yang kompetitif, ini bisa jadi sweet spot baru untuk PC rakitan kelas menengah-atas di Tanah Air. Bayangkan performa setara Ryzen 9 5950X lawas, tapi suhu adem, irit listrik, dan harga lebih miring.

Jadi, apakah Zen 6 bakal jadi alasan kalian ganti PC di 2026? Atau kalian tim “kaum mendang-mending” yang nunggu harga Zen 5 turun? Apapun pilihannya, persaingan CPU yang memanas ini cuma punya satu pemenang: Kita, konsumen.