Jujur aja, kita sudah sampai di titik di mana membeli TWS (True Wireless Stereo) yang “sampah” itu justru jadi tantangan tersendiri. Di tahun 2026 ini, pasar audio portable sudah sangat dewasa.
Dulu, kita harus kompromi: mau suara bagus tapi koneksi putus-putus, atau koneksi stabil tapi suaranya “cempreng” kayak radio rusak. Sekarang? Ceritanya beda total. Bahkan TWS di kelas entry-level pun sudah punya kualitas yang bikin kita geleng-geleng kepala saking bagusnya.
Nah, dengan banyaknya diskon yang bertebaran di marketplace kesayangan kalian, sekarang adalah momen yang pas buat “jajan” gadget audio baru. Tapi pertanyaannya, mana yang worth it? Apakah harus beli yang paling baru, atau flagship tahun lalu masih relevan?
Berdasarkan pengujian intensif (dan referensi solid dari The Verge), mari kita bedah satu per satu TWS terbaik yang bisa kalian beli di tahun 2026 ini.
Sang Raja yang Tak Tergoyahkan: Sony WF-1000XM5
Ini mungkin terdengar aneh. Di tahun 2026, Sony sebenarnya sudah merilis WF-1000XM6. Logikanya, yang baru pasti menang, kan?
Eits, tunggu dulu.
Dalam dunia audio, “lebih baru” nggak selalu berarti “lebih baik buat semua orang”. Faktanya, rekomendasi utama untuk mayoritas pengguna justru jatuh pada sang kakak, Sony WF-1000XM5. Kenapa? Karena value for money dan faktor kenyamanan.
Kenapa Bukan XM6?
Meskipun Sony WF-1000XM6 punya ANC yang sedikit lebih “badak”, bentuk fisiknya lebih besar (bulky) dan harganya jelas lebih mahal. XM5 menawarkan keseimbangan sempurna: ukuran 25% lebih kecil dari generasi sebelumnya dan harga yang sekarang sering diskon di angka $248 (sekitar Rp3,8 jutaan).
Kualitas suara XM5 masih juara berkat driver yang lebih besar dibanding pendahulunya, memberikan detail yang dinamis tapi tetap mempertahankan karakter suara hangat (warm) khas Sony. Bass-nya nendang, tapi vokalnya tetap jernih.
Fitur ANC (Active Noise Cancellation)-nya memang kalah tipis dari Bose Ultra Gen 2 atau XM6, tapi percayalah, perbedaannya sangat minim di telinga manusia biasa. Ditambah lagi, Sony menyertakan foam tips (busa) yang bisa mengembang di telinga, memberikan isolasi pasif yang luar biasa.
Spesifikasi Kunci: Sony WF-1000XM5
| Battery Life | 8 Jam (ANC On) |
| Codec | LDAC, AAC, SBC |
| Water Resistance | IPX4 |
| Multipoint | Ya (2 Device) |
Satu-satunya keluhan? Tekstur glossy-nya itu, lho. Licin banget kalau tangan kalian lagi berkeringat, bikin susah ngeluarin dari casing-nya. Tapi kalau cuma itu minusnya, ini masih TWS all-rounder terbaik.
Pilihan Budget Paling “Ganteng”: Nothing Ear (a)
Buat kalian yang merasa mengeluarkan uang 3-4 juta rupiah buat benda sekecil kelereng itu nggak masuk akal, Nothing Ear (a) hadir sebagai penyelamat.
Harganya di kisaran $79 (sekitar Rp1,2 jutaan), tapi apa yang kalian dapat jauh melebihi harganya. Pertama, desainnya. Warna kuning mencolok (ada opsi lain juga) dan case transparan yang super compact bikin TWS ini punya karakter kuat. Nggak malu-maluin buat ditaruh di meja kafe sebelah iPhone terbaru.
Tapi Nothing nggak cuma jualan tampang.
Performa Nothing Ear (a)
Secara mengejutkan, ANC-nya berfungsi dengan baik. Bukan level Sony atau Bose, tapi cukup buat meredam suara mesin bus atau obrolan rekan kerja yang berisik. Kualitas suaranya ekspresif dan menyenangkan. Memang nggak setara dengan kakaknya yang lebih mahal (Nothing Ear 3), tapi buat harga segini, komplain rasanya dosa.
Nilai plus lainnya: Dia punya rating IP54 (tahan debu dan cipratan air) dan mode low-latency buat yang hobi main game.
Raja Keheningan: Bose QuietComfort Ultra Earbuds (Gen 2)
Kalau prioritas hidup kalian adalah “Saya ingin dunia ini diam”, maka jawabannya cuma satu: Bose.
Bose QuietComfort Ultra Earbuds (Gen 2) adalah definisi dari isolasi total. Mereka masih memegang tahta sebagai TWS dengan performa noise-canceling terbaik di pasaran. Generasi kedua ini membawa perbaikan yang sangat dibutuhkan di sektor kualitas panggilan telepon.
Masalah utama Bose generasi sebelumnya adalah kalau dipakai nelpon di tempat ramai, suara kita sering “tenggelam”. Di Gen 2, Bose akhirnya membenahi algoritma mikrofonnya. Kalian akan terdengar lebih natural, dan background noise lebih terkontrol.
Spesifikasi Kunci: Bose QC Ultra Gen 2
| ANC Performance | Class-Leading |
| Battery Life | 6 Jam (ANC On) |
| Charging Case | Wireless Charging (Standar) |
| Codec | AptX Adaptive, AAC |
Secara fisik, sayangnya Bose agak malas berinovasi. Desainnya masih “chunky” alias bongsor, mirip banget sama QC Earbuds II tahun 2022. Tapi ada fitur kecil yang menarik: ada layar kecil di ear tips untuk mencegah kotoran telinga masuk ke dalam mesh. Detail kecil, tapi penting buat keawetan.
Karakter suaranya? Khas Bose banget. Bass dan Treble di-boost (V-shape). Buat lagu pop atau EDM, ini asik banget. Tapi buat kalian yang purist audiophile, mungkin akan merasa suaranya agak terlalu “diwarnai”.
Ekosistem adalah Kunci: Apple & Samsung
Di tahun 2026, tembok ekosistem makin tinggi. Fitur-fitur canggih seringkali dikunci hanya untuk brand yang sama.
- Pengguna iPhone: Pilihan terbaik tetap AirPods Pro 3. Fitur seperti head-tracking spatial audio dan perpindahan antar device Apple yang super mulus belum ada lawannya. Integrasinya magis.
- Pengguna Samsung: Tentu saja Galaxy Buds seri terbaru. Kalau kalian pakai HP Samsung, fitur eksklusif dan codec skalabel Samsung bikin pengalaman mendengarkan musik jadi jauh lebih optimal dibanding pakai TWS merk lain.
Pilihan Audiophile & Gym Rats
Masih ada dua kategori spesifik yang perlu dibahas:
- Best Sound Quality: Sennheiser Momentum True Wireless 4. Kalau kalian tipe yang mendengarkan musik sambil merem, mencari posisi instrumen di panggung (soundstage), dan detail mikro, ini pilihannya. Dukungan AptX Lossless dan tuning suara yang sophisticated bikin dia ada di level berbeda dibanding Sony atau Bose.
- Best for Workout: Beats Powerbeats Pro 2. Desain ear-hook (cantolan telinga) adalah jaminan mutu TWS ini nggak bakal jatuh pas kalian lagi lari sprint atau burpees. Suaranya nge-bass buat memacu adrenalin, dan tahan banting.
Kesimpulan: Apa yang Harus Dibeli Orang Indonesia?
Jadi, apa konklusinya buat pasar Indonesia?
Kalau kalian punya budget di angka 3-4 juta dan mencari TWS yang “bisa segalanya” (musik enak, ANC mantap, fitur lengkap), Sony WF-1000XM5 masih jadi rekomendasi emas. Fakta bahwa harganya mulai turun karena ada XM6 justru jadi keuntungan buat kita.
Tapi, kalau kalian kaum “mendang-mending” yang mau TWS keren, fitur lengkap (ANC + Multipoint), dan suara asik di harga 1 jutaan, langsung sikat Nothing Ear (a). Value-nya gila banget.
Terakhir, buat para komuter MRT/KRL yang benci banget sama suara bising rel kereta atau pengumuman stasiun yang berulang-ulang, tabung uang kalian buat Bose QC Ultra Gen 2. Keheningan yang ditawarkan itu mahal, tapi sepadan.
Saran Sebelum Membeli
Ingat, TWS adalah barang yang sangat personal. Bentuk telinga setiap orang berbeda. Kalau ada kesempatan (dan tokonya membolehkan), cobalah fitting dulu untuk memastikan kenyamanan, karena TWS dengan suara terbaik pun bakal jadi sampah kalau bikin kuping sakit setelah dipakai 30 menit.