GameHub Masuk Mac: Janji Manis Main Game Windows atau Sekadar Gimmick Jualan Gamepad?
Gaming

GameHub Masuk Mac: Janji Manis Main Game Windows atau Sekadar Gimmick Jualan Gamepad?

Published on 2026-02-19

GameSir, si ahli gamepad, tiba-tiba mau jadi pahlawan gaming di Mac lewat emulator GameHub. Tapi melihat rekam jejaknya di Android, mending kita skeptis dulu.

Jujur aja, jadi gamer di ekosistem Apple itu ujian kesabaran yang hakiki. Kita udah dikasih harapan lewat Game Porting Toolkit (GPTK) dan CrossOver, tapi tetep aja, rasanya kayak warga kelas dua dibanding pengguna Windows. Nah, di tengah kekeringan judul game AAA yang bisa jalan native di macOS, tiba-tiba muncul satu nama yang nggak kita duga-duga: GameSir.

Lho, GameSir? Bukannya mereka yang jualan gamepad?

Iya, bener banget. Brand asal Hong Kong yang membranding diri sebagai “Anti-Stick Drift Experts” ini mendadak punya ambisi jadi penyelamat gamer Mac. Mereka baru aja ngumumin kalau software emulasi Windows mereka, GameHub, bakal segera mendarat di macOS. Tapi sebelum kalian buru-buru seneng dan install, ada banyak hal “merah” alias red flags yang perlu kita obrolin. Soalnya, kalau ngaca dari versi Android-nya, ini bukan solusi ajaib yang kalian tunggu-tunggu.

Bukan Sekadar Jualan Hardware Lagi

Buat yang belum tau, GameSir sebenernya udah mulai main-main sama software emulasi sejak awal tahun lalu lewat aplikasi Android mereka bernama GameHub (yang di dalemnya ada fitur GameFusion). Janjinya sih muluk banget: “memberikan dukungan penuh untuk game Windows agar berjalan di Android lewat desain kompatibilitas presisi tinggi.”

Sekarang, narasi yang sama dibawa ke Mac. GameSir menjanjikan kesempatan buat “membuka kunci seluruh library Steam kalian” dan menjalankan game Windows secara native (dalam tanda kutip ya, karena ini emulasi) di Mac. Statusnya sekarang sih “Coming Soon”.

No data provided

Angka 5 juta instalasi di Android kedengarannya fantastis, kan? Tapi tunggu dulu, angka download nggak selalu berbanding lurus sama kualitas pengalaman mainnya.

Realita Pahit dari Versi Android

Kalau kita mau tau nasib GameHub di Mac nanti, cara paling gampang adalah bedah dulu performanya di Android. Dan hasilnya? Hit or miss parah.

Berdasarkan laporan para tester di Reddit dan situs kayak EmuReady, kompatibilitasnya jauh dari kata sempurna. Ada satu pengguna Reddit yang bilang kalau game berbasis engine yang ringan kayak Unity, Godot, atau Game Maker “cenderung jalan lancar”. Tapi begitu masuk ke game yang lebih kompleks, ceritanya beda lagi. Laporan lain menyebutkan kompatibilitas yang “mengerikan” di berbagai judul game populer.

Jadi, kalau kalian berharap install GameHub di MacBook Air M3 kalian terus tiba-tiba bisa main Cyberpunk 2077 dengan lancar jaya tanpa tweak sana-sini, mending turunin ekspektasi deh. Ini bukan magic kayak Proton-nya Steam Deck.

⚠️
Masalah Privasi & Tracker

Di versi Android, GameHub sempat kena semprot komunitas karena menyertakan sejumlah “invasive trackers”. GameSir berdalih ini praktik standar di pasar China. Walaupun versi “Lite” buatan komunitas udah bersihin ini, dan GameSir klaim udah menghapusnya, tetep aja bikin was-was buat install di Mac utama kita.

Fitur “AI” yang Bikin Mengernyitkan Dahi

Di tengah tren AI yang lagi booming, GameSir nggak mau ketinggalan kereta. Mereka menjanjikan fitur “proprietary AI frame interpolation” buat versi Mac nanti. Klaimnya, ini bakal ningkatin frame rate secara signifikan.

Ini menarik sekaligus mencurigakan. Kita tau Apple punya MetalFX Upscaling, AMD punya FSR, dan Nvidia punya DLSS. Kalau GameSir—sebuah perusahaan periferal—mengklaim punya teknologi interpolasi frame berbasis AI sendiri yang bisa jalan di atas layer emulasi Windows-to-Mac, ini klaim yang sangat berani.

Di Android, mereka baru aja ngerilis “native rendering mode” yang katanya memperbaiki frame rate. Tapi apakah “AI” ini beneran teknologi canggih atau cuma marketing buzzword buat nutupin performa emulasi yang berat? Kita harus tunggu tes resminya.

Motif Asli: Jualan Stik?

Mungkin bagian paling jujur dan agak lucu dari berita ini adalah alasan kenapa GameHub ini ada. Dalam wawancara dengan The Memory Core, perwakilan GameSir blak-blakan bilang kalau motivasi utama mereka bikin alat emulasi Windows ini adalah untuk menjual lebih banyak kontroler.

Masuk akal sih. Kalau kalian bisa main game PC di HP atau Mac, kalian butuh gamepad, kan? Dan GameSir siap sedia dengan produk mereka. Untungnya, mereka nggak (atau belum) maksa kita pake kontroler GameSir buat pake aplikasinya. Jadi kalau kalian udah punya DualSense atau Xbox Controller, aman.

Kontroversi “Jeroan” Kode

Nah, ini bagian yang bakal bikin anak-anak open source gerah. Ada pertanyaan besar tentang apa yang sebenernya ada di balik kap mesin GameHub.

GameSir ngaku kalau emulator Windows ini dikembangkan secara in-house alias bikinan tim engineer mereka sendiri. Mereka mengklaim punya “compatibility layer” sendiri, termasuk syscall hooks dan GameScopeVK, dan menegaskan kalau mereka nggak cuma sekadar modifikasi kode inti Wine (software open source yang jadi basis CrossOver dan Proton).

Tapi… ada tapinya.

Perwakilan mereka juga ngaku kalau GameFusion “mereferensikan dan menggunakan komponen UI dari Winlator”. Buat yang nggak tau, Winlator itu alat emulasi Windows open source yang populer di Android. Alasan mereka nyomot UI-nya? Katanya biar “menjaga kompatibilitas ekosistem dan familiaritas.”

Ini pernyataan yang agak tricky. Di dunia software, garis batas antara “terinspirasi”, “menggunakan komponen”, dan “mengambil kode” itu tipis banget, apalagi kalau menyangkut lisensi open source. Kalau ternyata engine utamanya cuma fork dari proyek open source yang dikasih skin baru dan fitur tracking, komunitas pasti bakal ngamuk.

🔧 Perbandingan Opsi Gaming Windows di Mac

CrossOver Berbayar, Stabil, basis Wine resmi
Whisky/GPTK Gratis, agak ribet, performa tinggi (Apple tech)
GameHub (Mac) Status "Coming Soon", klaim AI Frame Gen, isu privasi?

Kesimpulan: Opsi Tambahan, Bukan Juruselamat

Jadi, apa artinya berita ini buat kita, para pengguna Mac di Indonesia?

Pertama, jangan berharap GameHub bakal jadi momen “SteamOS/Proton” buat Apple. Isu kompatibilitas, privasi (tracker), dan transparansi kode bikin aplikasi ini punya start yang berat buat dipercaya enthusiast.

Kedua, it’s nice to have options. Walaupun skeptis, punya satu lagi cara buat jalanin game Windows tanpa perlu install Windows (lewat Parallels yang berat atau Bootcamp yang udah mati di Apple Silicon) adalah hal positif. Siapa tau fitur AI Frame Interpolation mereka beneran ajaib dan bisa bikin game berat jadi playable di MacBook Air.

Tapi saran saya? Kalau nanti rilis, wait and see dulu. Jangan langsung install, apalagi kasih akses root atau accessibility permission sembarangan. Biarkan para reviewer dan tech savvy bedah dulu isinya. Kalau ternyata isinya cuma bloatware yang maksa kita beli gamepad, ya tinggal kita skip.

Buat sekarang, CrossOver dan Whisky masih jadi raja buat main game Windows di Mac. GameHub? Kita anggap aja sebagai penantang yang masih perlu pembuktian di “Gim”.