Intel Arrow Lake 'Plus': Core Count Naik, Harga Tetap? Siap Rilis 11 Maret
CPUs

Intel Arrow Lake 'Plus': Core Count Naik, Harga Tetap? Siap Rilis 11 Maret

2 Maret 2026 | 6 Menit Baca | Wahyu Permana

Bukan sekadar refresh clockspeed, bocoran terbaru mengonfirmasi Intel Core Ultra Series 2 'Plus' membawa upgrade fisik pada konfigurasi core. Simak detail tanggal rilis dan spesifikasi teknisnya.

Kalau kalian merasa peluncuran Intel Core Ultra 200S “Arrow Lake” Oktober lalu terasa sedikit… tanggung, kalian nggak sendirian. Arsitektur baru, socket baru (LGA-1851), tapi performanya di skenario gaming seringkali bikin kita garuk-garuk kepala karena regresi dari generasi sebelumnya. Nah, Intel sepertinya sadar betul akan hal ini.

Kabar yang sudah beredar di kalangan enthusiast silicon akhirnya mengerucut ke tanggal pasti. Intel bersiap melakukan course correction—atau mungkin lebih tepat disebut “penyempurnaan yield”—lewat lini Core Ultra Series 2 “Plus”. Dan beda dengan kebiasaan Intel yang cuma naikin clockspeed 100-200MHz lalu tempel stiker baru (ingat Raptor Lake Refresh?), kali ini ada perubahan fundamental di level compute tile.

Berdasarkan himpunan informasi terbaru, kita nggak perlu nunggu lama. Intel dijadwalkan membuka selubung Core Ultra 5 250K Plus dan Core Ultra 7 270K Plus pada tanggal 11 Maret 2026.

Timeline Peluncuran: Maret yang Padat

Buat kalian yang sudah siap-siap check-out motherboard Z890 tapi masih ragu pilih prosesor, tahan dulu dompetnya. Jadwal peluncuran ini sangat agresif, yang mengindikasikan Intel ingin segera mengamankan posisi pasar sebelum kuartal pertama berakhir.

Roadmap Rilis Arrow Lake Refresh

+1 thn 5 bln

Arrow Lake Original

Rilis Core Ultra 200S Series (LGA-1851)

+1 mgg 5 hr

Pengumuman Resmi

Intel mengungkap Core Ultra 'Plus' Series

Review & Rilis Retail

Embargo review dibuka & barang tersedia di toko

Tanggal 11 Maret nanti kemungkinan besar akan berisi pengumuman spesifikasi resmi dan harga (MSRP). Sedangkan untuk melihat apakah performa real-world sesuai dengan klaim di atas kertas, kita harus menunggu sampai tanggal 23 Maret 2026.

Jadi kalau kalian melihat tanggal 11 Maret, itu biasanya waktu Amerika Serikat. Kalau dikonversi ke Waktu Indonesia Barat (WIB), kemungkinan besar live stream atau press release-nya akan berlangsung pada malam hari atau dini hari tanggal 12 Maret. Siapkan kopi.

Bukan Sekadar Overclock Pabrikan

Ini bagian yang bikin saya antusias. Biasanya, embel-embel “Plus”, “KS”, atau “Refresh” di kamus Intel itu artinya silicon yang di-binning lebih ketat (yield terbaik) lalu didorong voltasenya biar clockspeed naik sedikit. Tapi kali ini, Intel mengubah konfigurasi fisik core yang aktif.

Mari kita bedah arsitekturnya. Arrow Lake menggunakan desain disaggregated die dengan teknologi packaging Foveros. Di seri “Plus” ini, Intel tampaknya mengaktifkan lebih banyak core di Compute Tile yang sebelumnya dimatikan untuk segmentasi produk.

Core Ultra 7 270K Plus: The New Sweet Spot?

Varian 270K Plus ini menarik sekali. Intel menaikkan jumlah core menjadi total 24 Core (8 Performance-cores + 16 Efficient-cores).

Kenapa ini penting? Karena konfigurasi 8P+16E sebelumnya eksklusif hanya ada di Core Ultra 9 285K. Artinya, dengan membeli seri 7, kalian mendapatkan konfigurasi fisik yang sama persis dengan flagship seri 9 sebelumnya. Ini strategi agresif untuk mematikan argumen “kaum mendang-mending” yang mau pindah ke kubu Merah.

Core Ultra 5 250K Plus: Akhirnya 6P + 12E

Sang “raja value” juga dapat upgrade masif. Core Ultra 5 250K Plus sekarang membawa 18 Core (6 Performance-cores + 12 Efficient-cores). Bandingkan dengan 245K original yang cuma punya 6P+8E.

Tambahan 4 E-core (satu cluster Skymont) ini sangat krusial untuk performa multi-threading. Di era modern gaming yang makin thread-heavy dan multitasking produktivitas, tambahan cluster E-core ini memberikan headroom yang jauh lebih lega tanpa harus mengorbankan power budget secara ekstrem.

Bocoran Spesifikasi Core Ultra 'Plus'

Core Ultra 7 270K Plus
24 Cores (8P + 16E) @ 5.5 GHz
Core Ultra 5 250K Plus
18 Cores (6P + 12E) @ 5.3 GHz
L3 Cache (270K+)
36 MB
L3 Cache (250K+)
30 MB
Memory Support
DDR5-7200 CUDIMM

Memory Controller yang Lebih “Dewasa”

Salah satu poin yang sering terlewat adalah dukungan memori. Arrow Lake original mendukung DDR5-6400 secara native. Di varian Plus ini, Intel dikabarkan menaikkan dukungan native ke DDR5-7200 via CUDIMM (Clocked Unbuffered DIMM).

Bagi pengamat arsitektur, ini sinyal kuat bahwa IMC (Integrated Memory Controller) di silicon Arrow Lake sudah jauh lebih matang. Validasi JEDEC di angka 7200 MT/s itu bukan hal sepele. Ini berarti trace sinyal dan integritas data di level substrat sudah sangat optimal. Buat kalian yang hobi overclock RAM, ini kabar surga. Potensi menyentuh DDR5-8000+ dengan stabil untuk harian seharusnya lebih mudah dicapai di batch silicon baru ini.

Apa itu CUDIMM?

CUDIMM memiliki chip driver (CKD) langsung di modul RAM untuk meregenerasi sinyal clock. Ini memungkinkan kecepatan transfer data yang jauh lebih tinggi dan stabil dibandingkan UDIMM standar, krusial untuk mengejar bandwidth memori yang dibutuhkan oleh arsitektur CPU modern.

Nasib Core Ultra 9 290K Plus?

Menariknya, rumor menyebutkan bahwa Intel membatalkan peluncuran flagship Core Ultra 9 290K Plus.

Analisisnya sederhana: Redundansi. Dengan Core Ultra 7 270K Plus yang sudah membawa konfigurasi 8P+16E (sama dengan die maksimal Arrow Lake), keberadaan 290K Plus akan membingungkan. Kecuali Intel mau melakukan binning ekstrem ala KS series yang boros daya, tidak ada ruang lagi di atas sana.

Langkah ini justru cerdas. Daripada memaksakan produk halo yang harganya tidak masuk akal dan panasnya minta ampun, Intel fokus memperkuat lini tengah (Core Ultra 7 dan 5) yang merupakan volume maker terbesar mereka. Ini juga strategi defensif yang solid untuk melawan AMD Ryzen 7 9800X3D yang saat ini mendominasi mindshare gamer.

Socket LGA-1851
Source: Wikimedia Commons
Socket LGA-1851 masih akan jadi rumah untuk varian Plus ini.

Analisis Harga & Posisi Pasar Indonesia

Berdasarkan bocoran harga retail, Core Ultra 5 250K Plus diperkirakan ada di kisaran $245 (Rp 3,8 jutaan sebelum pajak) dan Core Ultra 7 270K Plus di $357 (Rp 5,6 jutaan sebelum pajak).

Kalau masuk resmi ke Indonesia dengan pajak dan margin distributor, prediksi kasar saya:

  • Core Ultra 5 250K Plus: Rp 4.500.000 - Rp 4.800.000
  • Core Ultra 7 270K Plus: Rp 6.200.000 - Rp 6.500.000

Harga ini sangat agresif. Bayangkan, kalian dapat performa multi-core setara i9 generasi sebelumnya (13900K/14900K) tapi dengan efisiensi daya arsitektur Arrow Lake dan harga kelas menengah.

Buat kalian yang sekarang masih pakai LGA-1700 (Gen 12/13/14) dan ragu pindah karena Arrow Lake awal performanya kurang “nendang”, varian Plus ini adalah jawaban yang kalian tunggu. Peningkatan jumlah core fisik bukan upgrade kosmetik; ini upgrade yang akan terasa langsung saat kalian compile kode, render video, atau main game sambil streaming.

Satu hal yang pasti: Tanggal 23 Maret nanti akan jadi medan pertempuran benchmark yang sangat seru. Apakah tambahan cluster E-core ini cukup untuk menumbangkan dominasi X3D di gaming?

Kita tunggu apakah Intel bisa membalikkan keadaan atau justru makin tertinggal. Pantau terus TekSate.id untuk analisis bedah arsitektur lengkap saat embargo review resmi dibuka.