Jujur saja, stereotip Mini PC di kepala kita selama ini pasti nggak jauh-jauh dari “komputer kantor” yang cuma kuat buat buka Excel atau browsing Chrome dengan 5 tab maksimal. Kalaupun ada yang gaming, biasanya harganya sudah nggak ngotak. Tapi, Minisforum sepertinya punya hobi merusak pasar—dalam artian positif—dengan lini MS series mereka.
Ingat MS-01 yang pakai Intel dan jadi primadona anak-anak r/homelab tahun lalu? Nah, sekarang mereka balik lagi dengan Minisforum MS-A2. Dan kali ini, mereka bawa “senjata berat” dari kubu Merah: AMD Ryzen 9 9955HX.
Bayangkan performa desktop kelas atas, 16 core murni, tapi dipadatkan ke dalam kotak besi bervolume cuma 1,78 liter. Ini bukan lagi sekadar Mini PC buat nonton Netflix; ini adalah pocket server yang siap diajak kerja rodi 24/7. Buat kalian yang hobi ngoprek server di rumah atau butuh workstation yang bisa masuk ransel, barang ini jelas god-tier.
”Fire Range” di Dalam Kotak Makan Siang
Mari kita bedah jeroannya dulu, karena di sinilah letak value utamanya. Minisforum MS-A2 ini menggunakan prosesor AMD Ryzen 9 9955HX dengan arsitektur Zen 5. Buat yang belum ngeh, seri HX itu pada dasarnya adalah CPU desktop yang “ditipu” supaya dayanya lebih rendah biar muat di laptop atau mini PC.
Kita bicara soal konfigurasi 16 core dan 32 thread. Yes, 32 thread dalam ukuran segenggaman tangan. Base clock-nya mungkin santai, tapi dia bisa nge-boost sampai 5.4 GHz. Kalau kalian developer yang sering compile code berat, atau editor video yang butuh render farm portable, angka ini jelas bikin senyum-senyum sendiri.
Arsitektur Zen 5 di sini juga bawa efisiensi daya yang jauh lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Jadi, harapannya sih kipasnya nggak bakal take off kayak mesin jet waktu kita lagi full load benchmark Cinebench.
Spesifikasi Monster Kecil MS-A2
Processor | AMD Ryzen 9 9955HX (16C/32T) |
Arsitektur | Zen 5 (Fire Range) |
Max Boost | Up to 5.4 GHz |
RAM Support | Up to 96GB DDR5-5600 (SODIMM) |
Dimensi | 196 × 189 × 48 mm (1.78L) |
Yang menarik, Minisforum menyebut konsep ini sebagai “MoDT” atau Mobile on Desktop. Strategi ini cerdas karena mereka bisa menekan konsumsi daya dan panas—dua musuh utama casing kecil—tanpa mengorbankan jumlah core yang masif.
Konektivitas Kelas Enterprise: SFP+ is King!
Ini dia bagian yang bikin para enthusiast jaringan langsung melek. Biasanya, Mini PC mentok di LAN 2.5Gbps, atau kalau lagi beruntung dapat satu port 10Gbps RJ45 yang panasnya minta ampun.
MS-A2 nggak main-main. Mereka kasih Dua Port 10Gbps SFP+ (pakai chip Intel X710).
Kenapa SFP+ itu penting? Karena ini standar enterprise. Kalian bisa pakai kabel Direct Attach Copper (DAC) yang murah dan dingin, atau pakai fiber optic buat tarikan jarak jauh. Latensinya lebih rendah, suhunya lebih adem dibanding 10G Base-T (RJ45).
Buat Kaum Awam: Apa itu SFP+?
Sederhananya, ini adalah port modular. Anda tidak colok kabel LAN biasa langsung, tapi butuh modul transceiver dulu. Kelebihannya? Jauh lebih fleksibel dan profesional. Ini fitur yang sangat langka di PC seukuran kotak bekal.
Selain dua port “dewa” itu, masih ada dua port 2.5Gbps RJ45 biasa. Jadi total ada 4 port LAN. Ini impian banget buat dijadikan router pfSense/OPNsense kelas berat, atau node virtualisasi Proxmox. Bayangkan, satu port buat WAN, satu buat LAN biasa, dua SFP+ buat jalur khusus ke NAS atau switch utama. Manajemen traffic-nya bakal rapi banget.
Storage: Surga Buat Penimbun Data
Masalah klasik Mini PC adalah slot storage yang terbatas. Biasanya cuma satu atau dua M.2 NVMe. Minisforum MS-A2 sepertinya ngerti banget kebutuhan data hoarder.
Mereka menyediakan tiga slot M.2. Tapi tunggu, ada plot twist-nya. Salah satu slotnya mendukung U.2 NVMe.
Buat yang belum tahu, SSD U.2 itu biasanya dipakai di server data center. Bentuknya tebal kayak HDD 2.5 inci tapi isinya flash memory super kencang dan awet (high endurance). Di pasar bekas (bekas copotan server), SSD U.2 kapasitas 4TB atau 8TB harganya seringkali jauh lebih murah dibanding M.2 NVMe consumer biasa.
Potensi Kapasitas Storage
Jadi, skenarionya: kalian beli MS-A2 barebones, lalu hunting SSD U.2 enterprise bekas di Tokopedia atau eBay, dan boom—kalian punya NAS super cepat dengan reliabilitas kelas server. Dukungan ini jarang banget ada di produk konsumer.
Ekspansi PCIe: Bisa Pasang GPU?
Ada satu slot PCIe x16 fisik di body-nya. Tapi jangan nafsu dulu mau colok RTX 4090. Secara elektrikal, slot ini berjalan di PCIe 4.0 x8. Masih sangat cukup bandwidth-nya, tapi keterbatasannya ada di fisik.
Slot ini cuma muat half-height single-slot card. Jadi opsinya terbatas ke GPU workstation entry-level (seperti NVIDIA RTX A2000 low profile) atau network card tambahan.
Kerennya, slot ini mendukung bifurcation (pembagian jalur). Kalian bisa pecah jalurnya jadi dual x4. Artinya? Kalian bisa pasang adapter buat nambah 2 SSD NVMe lagi, atau nambah card capture card, atau kartu suara pro. Fleksibilitas ini yang bikin label “Workstation” bukan sekadar gimmick marketing.
Perjalanan Minisforum MS Series
Era MS-01 (Intel)
Debut form factor workstation mini dengan Intel Core i9
Pengumuman MS-A2
Pertama kali dipamerkan di Japan IT Week Spring
Peluncuran Global
MS-A2 Ryzen 9 9955HX resmi tersedia di pasaran
Harga dan Ketersediaan: Siap Pecahkan Celengan?
Nah, ini bagian yang paling krusial buat kita di Indonesia. Barang sekeren ini pasti ada harganya. Di pasar global (US), harga resminya sudah keluar. Mari kita konversi kasar ke Rupiah (anggap kurs Rp16.000 + pajak masuk dan margin distributor lokal).
- Barebones (Tanpa RAM/SSD): $799 USD (~Rp 12,8 Juta sebelum pajak). Masuk sini mungkin di angka Rp 15-16 Jutaan.
- Paket 32GB RAM + 1TB SSD: $1,199 USD.
- Paket Sultan (96GB RAM + 2TB SSD): $1,919 USD.
Mahal? Relatif. Kalau kalian rakit PC ITX dengan spek motherboard yang punya dual 10G SFP+ dan CPU 16 core, biayanya bisa tembus lebih tinggi dan ukurannya nggak mungkin sekecil 1,7 liter.
Adu Mekanik: MS-A2 vs Kompetitor
| Fitur | TOP PICK Minisforum MS-A2 | Minisforum MS-01 | ASUS ROG NUC |
|---|---|---|---|
| CPU | Ryzen 9 9955HX (16C) | Intel i9-13900H (14C) | Core Ultra 9 |
| 10G LAN | 2x SFP+ | 2x SFP+ | |
| U.2 Support | |||
| Harga | $799 | $699 | $2000+ |
Sebagai pembanding, varian lama yang pakai Ryzen 9 7945HX dijual lebih murah di $559 USD. Jadi kalau budget kalian “mendang-mending”, mungkin bisa lirik versi generasi sebelumnya yang performanya juga masih sangat buas.
Kesimpulan: Mainan Wajib Buat ‘Geek’ Rumahan?
Minisforum MS-A2 ini jelas bukan barang buat semua orang. Kalau kalian cuma butuh PC buat ngetik skripsi atau main Valorant santai, ini overkill parah. Mending rakit PC biasa atau beli laptop gaming.
Tapi, buat kalian yang hidup di dunia virtualisasi, container, software development, atau networking enthusiast, MS-A2 ini adalah perangkat idaman yang jadi kenyataan. Kombinasi 16 core Zen 5, dukungan RAM sampai 96GB, dan konektivitas 10Gbps SFP+ dalam ukuran segenggam tangan itu pencapaian engineering yang luar biasa.
Kelebihan
- Performa CPU 16 Core Zen 5 yang masif
- Dual 10G SFP+ (Jarang ada di kelas ini)
- Support storage U.2 Enterprise
- Ukuran ultra-compact (1.78L)
Kekurangan
- Slot PCIe terbatas (Low Profile Only)
- Harga barebones cukup tinggi
- Potensi bising saat full load
Di Indonesia, segmen pasarnya kecil tapi fanatik. Saya prediksi barang ini bakal jadi rebutan di grup-grup komunitas homelab lokal dan forum server Indonesia. Pertanyaannya sekarang cuma satu: Dompet kalian sudah siap belum?
Kalo gue sih mending nunggu barangnya masuk resmi atau siap-siap jasa impor, karena PC sebuas ini sayang banget kalo dilewatkan! 🛠️🖥️
